Advertisement Advertisement
Muba
Beranda » Blog » Wabup Muba Hadiri Wisuda Tahfizh Ponpes Darul Qur’an Al Madani

Wabup Muba Hadiri Wisuda Tahfizh Ponpes Darul Qur’an Al Madani

BABAT TOMAN – Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Kyai Abdur Rohman Husen menghadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfizh ke-2 Pondok Pesantren Darul Qur’an Al Madani di Desa Pangkalan Jaya, Kecamatan Babat Toman, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut, dihadiri pengasuh Ponpes, para santri, wali santri, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah. Turut hadir Ketua Komisi I DPRD Muba Indra Kesumajaya SH MSi, Camat Babat Toman Darwin SPd, Kabag Kesra Setda Muba H Opi Palopi MA, unsur Forkopimcam Babat Toman, serta perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muba menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Darul Qur’an Al Madani atas kontribusinya dalam membina dan mencetak generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar Pondok Pesantren Darul Qur’an Al Madani yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam membentuk generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur’an,” ujar Abdur Rohman Husen.

Menurutnya, haflah akhirussanah dan wisuda tahfizh bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud nyata keberhasilan pendidikan pesantren dalam melahirkan generasi penerus yang memiliki kekuatan iman, ilmu pengetahuan, serta karakter yang baik.

Wabup Abdur Rohman Husen Hadiri Semarak Wong Kito 2026

Ia juga memberikan motivasi kepada para wisudawan dan wisudawati tahfizh agar terus menjaga hafalan Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalian telah mengukir prestasi yang luar biasa. Menjadi penghafal Al-Qur’an merupakan sebuah kemuliaan. Jagalah hafalan tersebut, amalkan isi kandungannya, dan jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam setiap langkah,” katanya.

Wabup berharap para hafizh dan hafizhah yang telah diwisuda dapat menjadi teladan di tengah masyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penguatan nilai-nilai keislaman yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Selain itu, ia menyampaikan penghormatan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, doa, serta kesabaran dalam mendampingi putra-putrinya menempuh pendidikan di pesantren.

“Pencapaian ini tidak terlepas dari peran orang tua. Semoga segala ikhtiar yang dilakukan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi keluarga,” ucapnya.

Langkah Proaktif Kolaborasi Pemkab Muba dan Dunia Usaha untuk Membuka Lapangan Kerja Secara Terbuka.

Abdur Rohman menegaskan, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin akan terus mendukung keberadaan pondok pesantren sebagai mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berkarakter.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Qur’an Al Madani, Ustaz KH Asfranza Lc MA, menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Muba beserta jajaran Pemkab Muba dan DPRD Muba yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan masyarakat yang selama ini turut mendorong perkembangan pondok pesantren yang dipimpinnya.

“Alhamdulillah, berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan DPRD Muba, pondok pesantren ini terus berkembang. Tahun ini kami juga mendapatkan bantuan melalui Ketua Komisi I DPRD Muba Bapak Indra Kesumajaya,” katanya.

Menurut Asfranza, pondok pesantren tidak hanya berfokus pada pendidikan agama, tetapi juga pembentukan karakter dan kemandirian santri. Anak-anak yang dititipkan orang tua kepada pesantren akan dibimbing dengan penuh tanggung jawab agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik, mandiri, dan memiliki kualitas yang mampu bersaing di masa depan.

Pemkab Muba Berkomitmen Amankan PSN, Hambatan Hukum Trase Tol Betung-Jambi Temui Titik Terang Asisten I Setda Muba Ikuti Rakor Mitigasi AGHT Demi Percepat Pembayaran Lahan Warga Sekayu, Muba – Bupati Muba Toha Tohet melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Musi Banyuasin (Muba) Ardiansyah, mengikuti rapat koordinasi yang digelar Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Jaksa Agung Muda Intelijen guna menindaklanjuti pengamanan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Rapat yang berlangsung secara virtual pada Kamis (25/6/2026) berfokus pada penyelesaian Hambatan (AGHT) pada ruas Simpang Indralaya–Muara Enim (Junction Palembang) serta ruas Betung–Tempino–Jambi yang melintasi Provinsi Sumatera Selatan. Turut hadir mendampingi Asisten I, Kepala Dinas PU PR Muba yang diwakili oleh Sekdis PUPR Ferry Afandi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba yang diwakili oleh Kabid PDL DLH Jetendra, serta Dasrullah dari Bagian Hukum Setda Muba. Selain itu, rapat juga diikuti secara virtual oleh Kepala Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Muba Rosidi, pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan PT Hutama Karya (Persero). Fokus utama pembahasan dalam rapat ini adalah mengatasi keraguan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam mengeksekusi pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) terkait sejumlah bidang lahan yang Surat Permohonan Pembayarannya (SPP) telah disetujui oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Keraguan tersebut muncul karena perlunya jaminan hukum agar tidak terjadi lagi pergeseran trase tol di kemudian hari. Guna mengatasi persoalan tersebut, rapat merumuskan pola mitigasi hukum berlapis demi melindungi semua pihak dari potensi masalah hukum di masa depan. Dengan adanya solusi konkret ini, Jaksa Agung Muda Intelijen menegaskan bahwa pembayaran UGK dari SPP tersebut sudah bisa segera dieksekusi tanpa hambatan lebih lanjut. Dalam kesempatan tersebut, Asisten I Setda Muba Ardiansyah, menyampaikan pandangan dan kesiapan penuh dari pihak jajaran pemerintah daerah untuk menyukseskan program strategis nasional ini. “Pada prinsipnya kami terus mengikuti perkembangan pelaksanaan pengadaan tanah yang melewati wilayah Musi Banyuasin sesuay dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kami sebisa mungkin melakukan atau tetap sosialisasi kepada masyarakat, khususnya yang dilewati jalan.” Ardiansyah dalam penyampaiannya. Dia juga menambahkan bahwa kehadiran tol ini merupakan instrumen penting bagi kemajuan wilayahnya. “Mudah-mudahan saja alhamdulillah ini tetap bisa berjalan, karena ini menjadi salah satu pemantik ekonomi yang ada di Kabupaten Banyuasin. Pada prinsipnya kami akan terus memonitor dan mendukung apa yang menjadi arahan. Insyaallah Kabupaten Banyuasin siap mendukung apa pun yang menjadi arahan dari rapat pada siang hari ini,” tegasnya. Proyek strategis jalan tol ruas Betung-Jambi ini ditargetkan dapat terhubung sepenuhnya pada tahun 2027. Kehadiran jalur bebas hambatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik roda perekonomian baru, memajukan daerah, serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin dan sekitarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda kelas akhir dan tahfizh, serta doa bersama sebagai ungkapan syukur atas capaian para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.

Artikel Terkait

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement