Advertisement Advertisement
Muba
Beranda » Blog » Hadiri Coffee Morning, Bupati Toha Tegaskan Pentingnya Soliditas untuk Kemajuan Daerah

Hadiri Coffee Morning, Bupati Toha Tegaskan Pentingnya Soliditas untuk Kemajuan Daerah

Sekayu, Muba- Menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh satu institusi semata, Polres Muba menggelar Coffee Morning Forkopimda sebagai ruang strategis memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan daerah yang berlangsung di Aula H. Alex Noerdin Polres Muba, Senin (22/6/2026)

Acara yang dihadiri Bupati Muba H M Toha Tohet SH, dan Wabup Muba Abdur Rohman Husen tersebut menjadi ajang menyatukan persepsi dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mempercepat realisasi program pembangunan di Kabupaten Muba.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut dihadiri oleh seluruh unsur forkopimda antara lain Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, Kajari Muba Aka Kurniawan, Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Selvi Ariani, Dandim 0401Letkol Inf. Dimas Kurniawan, Kepala PA diwakili Waka Muhammad Arif.

Selanjutnya, Asisten I Setda Muba Ardiansyah, beserta Kepala OPD Kadis PUPR Rudianto, Kadisbun Bustanul Arifin, Kaban Kesbangpol H Tabrani Rizki, Kasatpol PP Erdian Syahri, Plt. Kadis PU Perkim Muhammad Ridho, Plt. Kadishub Yus Farizal Febriansyah, Plt. Kadis Kominfo Daud Amri, Plt. Kadinkes DR Zwesty Wisma Devi, dan Kabag Protokol Agung Perdana

Dalam sambutannya, Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas Forkopimda di tengah dinamika sosial, politik, dan berbagai isu strategis yang terus berkembang, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Wabup Abdur Rohman Husen Hadiri Semarak Wong Kito 2026

“Dinamika yang terjadi saat ini menuntut seluruh unsur Forkopimda untuk terus bersatu, solid, dan responsif terhadap berbagai persoalan yang berkembang. Jangan sampai Bupati bekerja dan memikirkan berbagai persoalan daerah sendirian. Kami dari jajaran kepolisian, termasuk Satbinmas, siap mendukung serta bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Muba demi menjaga kondusivitas dan kemajuan daerah,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan Pemkab Muba kepada institusi kepolisian.

Menurutnya, forum coffee morning menjadi wadah strategis untuk memperkuat komunikasi, mempererat silaturahmi, serta membangun kesamaan langkah antara pemerintah daerah dan Forkopimda dalam mewujudkan pembangunan Musi Banyuasin yang lebih cepat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Muba H M Toha Tohet SH menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan visi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Silaturahmi ini menjadi sarana untuk memperkuat soliditas kita bersama. Dalam suasana kebersamaan seperti ini, kita dapat saling bertukar pandangan, menyamakan persepsi, dan memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Langkah Proaktif Kolaborasi Pemkab Muba dan Dunia Usaha untuk Membuka Lapangan Kerja Secara Terbuka.

Bupati optimis, sinergi yang selama ini terjalin baik antara Pemkab Muba dan Forkopimda akan menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Musi Banyuasin.

“Saya yakin, dengan soliditas dan sinergi yang terus kita jaga, Musi Banyuasin akan mampu menghadapi berbagai tantangan sekaligus memaksimalkan peluang pembangunan yang ada. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kunci untuk mewujudkan daerah yang semakin maju, aman, dan sejahtera,” tandasnya.

Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh unsur Forkopimda untuk terus menjaga kekompakan dan menjadikan momentum tersebut sebagai energi baru dalam memperkuat kolaborasi pembangunan.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai semangat baru untuk terus bersatu, bersinergi, dan bekerja bersama demi Musi Banyuasin yang lebih maju, lebih kuat, dan lebih sejahtera bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Pemkab Muba Berkomitmen Amankan PSN, Hambatan Hukum Trase Tol Betung-Jambi Temui Titik Terang Asisten I Setda Muba Ikuti Rakor Mitigasi AGHT Demi Percepat Pembayaran Lahan Warga Sekayu, Muba – Bupati Muba Toha Tohet melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Musi Banyuasin (Muba) Ardiansyah, mengikuti rapat koordinasi yang digelar Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Jaksa Agung Muda Intelijen guna menindaklanjuti pengamanan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Rapat yang berlangsung secara virtual pada Kamis (25/6/2026) berfokus pada penyelesaian Hambatan (AGHT) pada ruas Simpang Indralaya–Muara Enim (Junction Palembang) serta ruas Betung–Tempino–Jambi yang melintasi Provinsi Sumatera Selatan. Turut hadir mendampingi Asisten I, Kepala Dinas PU PR Muba yang diwakili oleh Sekdis PUPR Ferry Afandi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba yang diwakili oleh Kabid PDL DLH Jetendra, serta Dasrullah dari Bagian Hukum Setda Muba. Selain itu, rapat juga diikuti secara virtual oleh Kepala Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Muba Rosidi, pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan PT Hutama Karya (Persero). Fokus utama pembahasan dalam rapat ini adalah mengatasi keraguan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam mengeksekusi pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) terkait sejumlah bidang lahan yang Surat Permohonan Pembayarannya (SPP) telah disetujui oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Keraguan tersebut muncul karena perlunya jaminan hukum agar tidak terjadi lagi pergeseran trase tol di kemudian hari. Guna mengatasi persoalan tersebut, rapat merumuskan pola mitigasi hukum berlapis demi melindungi semua pihak dari potensi masalah hukum di masa depan. Dengan adanya solusi konkret ini, Jaksa Agung Muda Intelijen menegaskan bahwa pembayaran UGK dari SPP tersebut sudah bisa segera dieksekusi tanpa hambatan lebih lanjut. Dalam kesempatan tersebut, Asisten I Setda Muba Ardiansyah, menyampaikan pandangan dan kesiapan penuh dari pihak jajaran pemerintah daerah untuk menyukseskan program strategis nasional ini. “Pada prinsipnya kami terus mengikuti perkembangan pelaksanaan pengadaan tanah yang melewati wilayah Musi Banyuasin sesuay dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kami sebisa mungkin melakukan atau tetap sosialisasi kepada masyarakat, khususnya yang dilewati jalan.” Ardiansyah dalam penyampaiannya. Dia juga menambahkan bahwa kehadiran tol ini merupakan instrumen penting bagi kemajuan wilayahnya. “Mudah-mudahan saja alhamdulillah ini tetap bisa berjalan, karena ini menjadi salah satu pemantik ekonomi yang ada di Kabupaten Banyuasin. Pada prinsipnya kami akan terus memonitor dan mendukung apa yang menjadi arahan. Insyaallah Kabupaten Banyuasin siap mendukung apa pun yang menjadi arahan dari rapat pada siang hari ini,” tegasnya. Proyek strategis jalan tol ruas Betung-Jambi ini ditargetkan dapat terhubung sepenuhnya pada tahun 2027. Kehadiran jalur bebas hambatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik roda perekonomian baru, memajukan daerah, serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin dan sekitarnya.

Artikel Terkait

Berita Terbaru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement